Century.co.id, (Pohuwato) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pohuwato resmi dilantik pada Senin, (20/04/2026), Berlangsung di Taman Pemuda. Pelantikan tersebut menandai komitmen organisasi kepemudaan ini untuk tampil sebagai representasi suara masyarakat, khususnya para penambang lokal yang selama ini menghadapi berbagai tantangan.
Ketua KNPI Pohuwato yang baru, Fardiyanto Mohi, menegaskan bahwa pihaknya akan berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak penambang rakyat. Ia menilai, keberadaan penambang lokal merupakan bagian penting dari roda ekonomi daerah yang tidak bisa diabaikan.
“Kami hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan. Banyak penambang kita masih bekerja secara tradisional, namun terkendala aturan yang belum jelas, serta kesulitan dalam mengakses perizinan dan pasar yang legal,” ujarnya.
KNPI Pohuwato juga mendorong percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) sebagai langkah strategis dalam memberikan kepastian hukum bagi penambang. Menurut mereka, legalisasi aktivitas pertambangan rakyat penting agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan tertib dan terawasi.
Selain itu, KNPI menekankan pentingnya sikap adil dari seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun aparat penegak hukum. Mereka menolak segala bentuk praktik yang merugikan penambang lokal, termasuk potensi kriminalisasi terhadap masyarakat.
“Wasit harus berhenti menjadi pemain. Semua pihak harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, baik dalam proses maupun hasil. Kami akan terus mengawal isu ini dan siap mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan masyarakat,” tambah Fardiyanto.
Ke depan, KNPI Pohuwato berkomitmen untuk membangun sinergi dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, guna mencari solusi yang berimbang antara kepentingan ekonomi, kepastian hukum, serta kelestarian lingkungan.















