PERGAKRI Pohuwato Bentuk Panitia Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen 2026

Daerah, Pendidikan143 Dilihat

Century.co.id, (Pohuwato) – Persatuan Guru Agama Kristen Republik Indonesia (PERGAKRI) Kabupaten Pohuwato mulai mempersiapkan pelaksanaan Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026.

Persiapan tersebut diawali melalui rapat pembentukan panitia yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Senin (28/09/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, didampingi Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo. Petrus Tamon, S. PAK. Rapat turut dihadiri Ketua PERGAKRI Kabupaten Pohuwato, para guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) se-Kabupaten Pohuwato.

Ketua PERGAKRI Kabupaten Pohuwato, Obednego Lalel, S.Th., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato, khususnya Dinas Pendidikan, yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Pertama-tama kami menyampaikan terima kasih atas support dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato. Rapat ini dipimpin langsung oleh Pak Kadis, serta Pengawas PAK kanwil kemenag provinsi Gorontalo, Petrus Tamon, S. PAK. Kami mendapatkan arahan dan petunjuk dalam rangka mempersiapkan kegiatan Natal ini,” ujar Obednego.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat, telah dibentuk kepanitiaan pelaksana Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut direncanakan dilaksanakan pada 27 November 2026 di SMP Negeri 1 Marisa.

Menurut Obednego, pembentukan panitia menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh persiapan kegiatan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Kami kemudian mengundang seluruh guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Pohuwato untuk menghadiri rapat. Puji Tuhan, rapat dapat berjalan dengan baik dan telah menghasilkan kepanitiaan pelaksana,” katanya.

Obednego juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato yang dinilai telah memberikan ruang dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, secara khusus Dinas Pendidikan, yang sudah memberikan support dan dukungan kepada kami. Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki PERGAKRI, terdapat sekitar 960 siswa Kristen jenjang SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Pohuwato, di luar siswa TK dan PAUD. Sementara jumlah pendidik dan tenaga kependidikan mencapai sekitar 112 orang.

Dengan jumlah tersebut, menurutnya, pelaksanaan Natal Oikumene menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan serta memperkuat kerja sama antara guru, siswa, orang tua dan berbagai pihak terkait.

“Harapan kami kepada panitia yang pertama adalah adanya kekompakan dan kerja sama. Karena ini menyangkut pelayanan, kami tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus bekerja sama,” jelasnya.

Selain mengharapkan kerja sama internal panitia, PERGAKRI juga meminta dukungan dari seluruh guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen, orang tua, masyarakat, para siswa serta seluruh elemen yang ada di Kabupaten Pohuwato.

“Kami meminta dukungan penuh dari seluruh guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen, orang tua, masyarakat dan siswa-siswi Kristen, serta semua elemen yang ada di Pohuwato agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Obednego.

Dengan terbentuknya kepanitiaan tersebut, Ketua PERGAKRI Kabupaten Pohuwato berharap seluruh tahapan persiapan Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026 dapat berjalan secara bersama-sama, terkoordinasi dan mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah serta seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *