Century.co.id, (Pohuwato) – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, serta Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, melaksanakan panen perdana padi di lokasi cetak sawah rakyat Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Rabu (06/05/2026).
Panen perdana ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif.
Diketahui, pada Januari 2026 lalu, telah dilaksanakan penanaman padi di lokasi cetak sawah rakyat Desa Motolohu, Kecamatan Randangan. Alhamdulillah, saat ini telah panen dan menjadi perdana di lokasi tersebut.
Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan panen perdana tersebut, sekaligus mengungkapkan bahwa Kabupaten Pohuwato mendapat program cetak sawah seluas 5.000 hektare.
“Apresiasi kami kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1313 Pohuwato, atas pendampingan intensif di lokasi cetak sawah rakyat ini hingga hari ini bisa dilakukan panen perdana,”ujar Bupati.
Menurutnya, kawasan tersebut sebelumnya merupakan lahan yang tidak termanfaatkan dalam waktu cukup lama. Namun, dengan berfungsinya saluran irigasi Randangan serta dukungan berbagai pihak, lahan tersebut kini kembali produktif.
“Lokasi ini sudah lama tidak dimanfaatkan. Setelah saluran irigasi Randangan dapat digunakan, maka lahan ini kembali diolah dengan pendampingan intens dari TNI. Ini menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali sektor pertanian di wilayah tersebut,”jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap upaya ini dapat menjadi bagian dari terwujudnya cita-cita menjadikan Pohuwato sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo.
“Kami sangat mendukung langkah ini, terlebih dengan keseriusan Dinas Pertanian dalam mengembangkan potensi padi sawah di Pohuwato. Semoga ke depan hasilnya semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi petani,” tambahnya.
Sementara itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat petani diharapkan terus terjalin guna memastikan keberlanjutan program cetak sawah serta peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Pohuwato. Dengan demikian, ketahanan pangan daerah dapat terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

















